Monday, February 28, 2011

perkembangan otak anak

Perkembangan Otak Anak

Resensi oleh:gnegus
Pasangan suami -sistri yang baru menikah tentu akan mendambakan datangnya sang anak. Kadang kehadiran anak di alam dunia ini oleh pasangan suami-isteri yang baru, jenis kelamin tak pernah menjadi prioritas utama, laki-laki atau perempuan sama saja. Kegembiraan lsuami-ister akan lahirnya si kecil  membawa suasana lebih harmonis dan lebih sempurna. Namun perlu diketahui bersama oleh para pasangan suami-isteri, bahwa perkembangan si kecil terutama perkembangan otaknya perlu mendapat perhatian yang serius baik sebelum proses kelahiran maupun pasca kelahiran.



Penjelasan Dr. Eddy Supriyadi, Sp.A, dari RS Sardjito Yogyakarta, ada dua komponen dasar dalam perkembangan otak anak, yaitu :


  1. Lingkungan yang aman dan nyaman, adalah lingkungan yang sangat dibutuhkan dalam proses perkembangan otaknya dan berilah respon saat bayi sedang menangis maupun sedang mengoceh;

  2. Pengalaman positif, adalah pengalaman yang diterima setiap hari sangat membantu perkembangan otak anak, antara lain, pengalaman kegiatan bersama anak, kegiatan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengajak anak ke pasar atau ke toko sangat penting untuk pembentukan jaringan perkembangan sel otak..


Perlu diwaspadai dan diketahui oleh pasangan suami-isteri/orangtua, bahwa saat seorang bayi merasa tertekan, otak akan merespon dengan menghasilkan zat kortisol, dimana kadar zat kortisol yang tinggi akan memperlambat perkembangan otak anak. Artinya, seorang bayi, anak-anak diusahakan dalam hidup dan kehidupannya untuk tidak merasa tertekan akan hidup dan kehidupan orangtuanya maupun lingkungannya.



Dr. Eddy memberikan 10 tips bagi pasangan suami-isteri/orangtua untuk membangun dasar perkembangan otak anak:



  1. Beri perawatan dan kasih sayang yang kuat selama masa kehamilan;

  2. Beri nutrisi yang cukup. Enam bulan pertama kehidupan bayi, berikan kecukupan nutrisi dengan ASI;

  3. Berikan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak;

  4. Berbicaralah kepada bayi. Buat kontak mata saat berbicara dengan anak. Jangan lupa selalu tersenyum kepada anak;

  5. Bila harus menitipkan anak, carilah tempat penitipan yang bermutu tinggi;

  6. Kenalkan aneka ragam musik pada anak, dan bernyanyilah bersama;

  7. Beri interaksi yang nyata dengan anak demi perkembangan otaknya. Jangan biarkan anak menonton televisi terlalu lama. Batasi waktunya;

  8. Beri ruang bagi anak untuk dapat berinteraksi dengan teman sebaya; 

  9. Redakan stres pada orangtua. Orangtua yang mengalami stres cenderung mengalihkan stres kepada anaknya. Bila Anda merasa stres, cobalah bercerita kepada orang yang dekat dengan Anda; 

  10. Ingat, otak tidak akan pernah berhenti berkembang. Jadi, beri stimulasi sebanyak-banyaknya secara terus-menerus.


Wahai orangtua/pasangan suami isteri, Waspadalah terhadap perkembangan otak anak kita!


Perkembangan Otak Anak Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/genetics/1893832-perkembangan-otak-anak/

menjadikan anak cerdas

Menjadikan anak anda cerdas

Resensi oleh:McMarthy
— Bagaimana bayangan Anda terhadap anak-anak cerdas dan genius? Apakah Anda mengira anak-anak itu secara genetik sudah berotak encer dan tidak perlu diajari lagi?



Generasi unggul tidak tumbuh dengan sendirinya. Laju tumbuh kembang dan tingkat inteligensia seorang anak sebenarnya tidak dipengaruhi oleh faktor keturunan saja. Ada tiga faktor yang saling memengaruhi, yaitu genetik atau keturunan, faktor lingkungan, dan faktor gizi.



Faktor genetik, meski tidak bisa kita ubah, hanya berkontribusi sekitar 30 persen saja. Sisanya, faktor gizi dan lingkungan (pengasuhan dan stimulasi), bisa dirangsang sebelum dan sesudah si kecil lahir.



Para ahli menemukan bahwa 20 persen tingkat kecerdasan terbentuk di dalam kandungan. Menurut dr Koesnadi Rusmil SpA (K), sel-sel otak janin terbentuk sejak usia tiga bulan dalam kandungan dan berlanjut sampai anak berusia tiga hingga lima tahun. Jumlah sel otak tumbuh mencapai miliaran, tetapi belum ada hubungan antarsel. Kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antarsel otak ditentukan stimulasi lingkungan.



Tidak pernah ada kata terlalu awal untuk mulai memberikan stimulasi. "Sejak dalam kandungan, bayi sudah bisa distimulasi dengan cara mengajaknya berkomunikasi, menyentuh perut, mendengarkan musik, atau lantunan Al Quran," kata dr Koesnadi, ahli tumbuh kembang anak dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, dalam acara media workshop yang diadakan oleh Frisian Flag di Jakarta beberapa waktu lalu.



Setelah lahir, stimulasi harus terus dilakukan untuk meningkatkan koneksi otaknya. Stimulasi pada usia dini bisa dilakukan dalam kegiatan sehari-hari, seperti saat menyusui, menggendong, memandikan, atau memakaikan baju. Stimulasi pada bayi berusia kurang dari tiga bulan dilakukan dengan mengupayakan rasa aman dan nyaman, misalnya dengan memeluk, menatap mata, atau mengajak berbicara.



Para pakar perkembangan anak menegaskan bahwa lingkungan merupakan salah satu elemen penting untuk kecerdasan bayi. Bayi yang dibesarkan di lingkungan yang penuh kasih sayang dan aman akan memiliki emosi yang baik. Sebuah studi menemukan bahwa anak yang mengalami masalah dalam kehidupan awalnya memiliki otak yang ukurannya 30 persen lebih kecil daripada anak yang normal.



"Stimulasi harus diberikan dalam suasana menyenangkan dan penuh kasih sayang. Orangtua juga harus peka terhadap kebutuhan anak," kata psikolog anak, Efriyani Djuwita MSi. Ini berarti orangtua memerhatikan minat, keinginan, atau pendapat anak. "Tiap anak adalah unik dan memiliki perbedaan individual. Orangtua sebaiknya menyesuaikan," tambah psikolog yang akrab disapa Ita ini.



Pemberian stimulasi hendaknya juga memerhatikan waktu. "Ada critical atau sensitive periode di mana rangsangan akan lebih mudah diserap atau diterima anak. Intinya sesuaikan dengan perkembangan yang sudah dikuasai anak, misalnya sebelum mengajarkan menulis, ajari dulu anak cara memegang pensil," imbuhnya. Orangtua juga jangan memaksakan kehendak jika anak sedang mengantuk, bosan, atau ingin melakukan permainan yang lain.



Menurut dr Koesnadi, agar stimulasi yang diberikan lebih optimal, stimulasi harus diberikan bertahap, dalam berbagai variasi dan berulang-ulang. Sel-sel saraf dalam otak merupakan suatu jaringan sel yang berfungsi sebagai "kabel telepon" yang secara teratur akan saling mengirimkan gelombang elektronik berupa sinyal atau "pesan".



Aktivitas listrik yang terjadi secara berulang-ulang atau kontinu pada sel-sel otak si kecil inilah yang akan mampu mengubah struktur fisik otak secara luar biasa sehingga menghasilkan kemampuan-kemampuan baru sebagai proses perkembangan fungsi otak. Semakin sering otak menerima "data", semakin sering pula suatu kemampuan diasah sehingga mencapai tahap "mahir" atau piawai.



Stimulai yang bervariasi dalam suasana yang menyenangkan tidak hanya memacu berbagai aspek kecerdasan anak, tetapi juga membuat anak bahagia. Itu sebabnya, Ita menekankan relasi yang dekat antara orangtua dan anak. Jika orangtua sama-sama sibuk bekerja di luar rumah, perlu diperhatikan waktu yang berkualitas (quality time). Misalnya memanfaatkan waktu makan bersama untuk mengenalkan aneka ragam makanan, membacakan buku cerita sambil menemani anak minum susu, atau berolahraga dan mengenal alam pada akhir pekan.



"Orangtua harus menciptakan rasa aman dan mendorong keberanian anak berkreasi. Berikan pujian atas keberhasilan anak berperilaku baik dan berikan koreksi bila anak membuat kesalahan," urai Ita.



Kebutuhan nutrisi



Selain stimulasi dini, agar tumbuh kembang optimal, kebutuhan nutrisi anak juga harus dipenuhi sejak dalam kandungan. Kebutuhan nutrisi termasuk pemberian air susu ibu (ASI) dan makanan pendamping ASI yang sehat dan bergizi. Untuk membantu perkembangan otak bayi, anak butuh nutrisi yang cukup berupa protein, energi, serta asam lemak esensial seperti AA, DHA, asam amino esensial, serta mineral.



Di otak, DHA adalah membran yang paling penting berkaitan dengan fungsi sambungan antar sel-sel saraf. Sementara asam amino esensial dibutuhkan karena tubuh bayi tidak dapat memproduksinya. Asam amino esensial, seperti tirosin dan triptofan, bersama-sama dengan mineral dan kolin akan membuat kinerja otak lebih baik lagi untuk tumbuh kembang optimal.



Selain kualitas, kuantitas makanan bayi juga perlu diperhatikan. Hendaknya nutrisi makro dan mikro diberikan dalam jumlah yang sesuai dengan angka kecukupan gizi (AKG). Hal ini bisa dipenuhi dari tiga kali makan utama, dua kali makanan selingan (snack), dan dua gelas susu setiap hari.

Menjadikan anak anda cerdas Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/lifestyle/family-and-relations/2000797-menjadikan-anak-anda-cerdas/

Friday, April 30, 2010

Wednesday, February 24, 2010

penipuan di di dunia maya

Ada saja akal seseoarang buat menipu dunia ini udah edan kayaknya yaah! wajah cantik ga ngejamin klo orangnya baik seperti ini yang terjadi di dunia jejaring sosial face book.
Sebut saja Selly Yustiawati merupakan sosok wanita yang menjadi topic pembicaraan akhir-akhir ini, selly adalah- Seorang perempuan cantik dan pembicaraan tentang selly bukan karena prestasi tapi karena kasus penipuan dia diduga sebagi seseorang yang kerap melakukan penipuan melalui situs jejaring sosial facebook. Disebutkan pula Selly Yustiawati telah melalalng melintang di dunia facebook semenjak tahun 2006 lalu, dan para korban yang sering di incar olehnya adalah para karyawan dengan modus menawarkan bisnis pulsa murah atau butuh uang karena kepepet.

Seperti pengakuan salah satu korban berinisial, NB, kepada Suaramerdeka.com, menyebutkan keluarganya ditipu Rp 4,6 juta, sebelumnya keluarga NB mengenali Selly Yustiawati melalui situs pertemanan Facebook.

“Dia mengaku namanya Eyy, kenalan adik kami dari Facebook. Dia main ke rumah dan mengaku sebagai wartawati Kompas. Mereka pun percaya lantaran Selly juga memakai ransel berlogo Kompas.

Selly Yustiawati saat itu menawarkan Blackberry dengan harga yang sangat miring serta bisnis pulsa murah. Setelah keluarga NB mentransfer uang ke rekening Bank Mandiri, seseorang menelpon dan mengatakan agar hati-hati dengan Selly. Si penelepon menyatakan kalau Selly adalah seorang buronan polisi.

Setelah di cek melalui facebook, untuk menututp jejaknya Selly juga menghapus dirinya dari semua jejaring pertemanan terkait keluarga NB. Seperti pengakuan AT, adik NB, Selly Yustiawati tidak pernah menggunakan nama aslinya di “facebook”. Beberapa nama yang pernah dipakai perempuan cantik itu seperti Panggil Aku Eyy, Aksel Namaku dan Wanita di Titik Nol.
Selly Yustiawati bukan merupakan sidikat penculikan orang lewat FB akan tetapi merupakan seorang yang lihai dalam hal menipu lewat situs jeraing sosial FB.
Makanya buat lo yang suka duduk di depan internet jangan mudah percaya yaa ama yang orang yang ga jelas trus nawarin bisnis atau apa ajalah ayng bakalan nguras duit looo..
hati-hati yaaaa......

cara mengurus jamkesmas

Mengurus jamkesmas sebenarnya tidak sulit dikarenakan ketidak tahuan dan takut dipersulit membuat masyarakat enggan untuk mengurus jamkesmas,dan tidak sedikit masyarakat ketika mengurus di pimpong oleh instansi pemerintah yang bewenang ga tau apa maksudnya mungkin lagi capek kali yeee!he3x
di samping itu tak jarang masyarakat yang mau menurus jamkesmas tidak mengetahui prosedur dan kelengkapan administrasi apa saja yang perlu di persiapkan untuk mengurus jamkesmas dan ini membuat mereka harus bolak-balik antara tempat tinggal dan puskesmas tempat mengurus.
usul saya bagi masyarakat yang kurang mampu sebaik nya mengurus jamkesmas jangan menunggu sakit biar ketika sakit udah punya pegangan.
berikut syarat2 mengurus jamkesmas:
1. Tidak Mampu yang ditandatangani oleh RT, RW dan Lurah.
2. Kemudian diserahkan ke PUSKESMAS setempat.
3. Nanti dari pihak PUSKESMAS ada petugas yang akan mensurvey (diverifikasi).
4. PUSKESMAS akan membuat surat rekomendasi yang ditujukan ke Dinas Kesehatan atau Dinas Sosial sesuai daerah masing-masing.
5. Instansi ini yang akan mengeluarkan Kartu JAMKESMAS.
ingat ya hak kita harus kita minta dan perjuangkan dan jangan menunggu di beri klo nunggu pasti nunggu kita sekarat.
selamat mencoba....

Tuesday, February 23, 2010

pelayanan kesehatan negara kita

sungguh miris kita melihat keadaan di negara tecinta kita ini, banyak kasus yang baru di tangani setelah terungkap di media termasuk permasalan kesehatan yang carut marut di negeri kita ini, setelah bapak kita mengintruksikan biaya pengobatan gratis masih saja sebagaian rumah sakit tidak mau mengobati pasien yang kurang mampu dengan alasan tidak adanya jamkesmas dan urusan administrasi yang lainnya. kebanyakan orang awam dan masyarakat kurang mampu tidak mengerti dengan berbelitnya birokrasi kesehatan yang harus mereka selesaikan hanya kemudahanlah yang mereka harapkan,
ada ide bagus dari anggota dewan kita untuk berkomentar untuk memberlakukan KTP alias kartu tanda penduduk untuk syarat sah untuk mendapatkan pengobatan gratis.
semoga semua itu bisa terlealisasi agar masyarakat kita sehat dan tidak takut lagi untuk di tolak rumah sakit ketika sakit mendera mereka.
,Bilqis Anindya Passa, bayi usia 17 bulan ini mengidap penyakit Atresia Bilier. Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati.
bilqis alhamdullilah masih banyak yang peduli kepada anak kita ini, tapi berapa banyak bayi yang senasib dengan bilqis yang tidak mendapatkan perawatan yang layak dan tidak di ketahui oleh masyarakat kita?
marilah kita introspeksi diri dan kita doakan pemerintah kita mau peduli dengan kesehatan rakyatnya. dan semoga program 100 hari yang dicanangkan benar2 memuat program kesehatan gratis buat kita.amin

kesehatan lingkungan


Kesehatan Lingkungan
Untuk menilai keadaan lingkungan dan upaya yang dilakukan untuk menciptakan lingkungan sehat telah dipilih empat indikator, yaitu persentase keluarga yang memiliki akses air bersih, presentase rumah sehat, keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar, Tempat Umum dan Pengolahan Makanan (TUPM) .

Beberapa upaya untuk memperkecil resiko turunnya kualitas lingkungan telah dilaksanakan oleh berbagai instansi terkait seperti pembangunan sarana sanitasi dasar, pemantauan dan penataan lingkungan, pengukuran dan pengendalian kualitas lingkungan.

Pembangunan sarana sanitasi dasar bagi masyarakat yang berkaitan langsung dengan masalah kesehatan meliputi penyediaan air bersih, jamban sehat, perumahan sehat yang biasanya ditangani secara lintas sektor. Sedangkan dijajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kegiatan yang dilaksanakan meliputi pemantauan kualitas air minum, pemantauan sanitasi rumah sakit, pembinaan dan pemantauan sanitasi tempat-tempat umum (Hotel, Terminal), tempat pengolahan makanan, tempat pengolahan pestisida dan sebagainya.

Didalam memantau pelaksanaan program kesehatan lingkungan dapat dilihat beberapa indikator kesehatan lingkungan sebagai berikut:

1. Penggunaan Air Bersih
Untuk tahun 2007 jumlah keluarga yang diperiksa yang memiliki akses air bersih 72,35%. Dari hasil inspeksi sanitasi petugas Puskesmas penggunaan air bersih pada setiap keluarga yang paling tertinggi adalah sumur gali +34,99%, sumur pompa tangan +31,86% ledeng +18,59.
2. Rumah Sehat
Bagi sebagian besar masyarakat, rumah merupakan tempat berkumpul bagi semua anggota keluarga dan menghabiskan sebagian besar waktunya, sehingga kondisi kesehatan perumahan dapat berperan sebagai media penularan penyakit diantara anggota keluarga atau tetangga sekitarnya.

Pada tahun 2007 telah dilakukan pemeriksaan rumah sehat di 40 wilayah Puskesmas di kab.Tangerang, dari hasil inspeksi sanitasi 560.426 rumah maka 68,34% dinyatakan sehat.

Dari data yang ada maka program sosialisasi terhadap masyarakat untuk membangun rumah sehat perlu terus dilakukan sehingga pencegahan terhadap perkembangan vektor penyakit dapat diperkecil, demikian pula penyebab penyakit lainnya di sekitar rumah.
3. Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar.
Keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar meliputi persediaan air bersih, kepemilikan jamban keluarga, tempat sampah dan pengelolaan air limbah keluarga keseluruhan hal tersebut sangat diperlukan didalam peningkatan kesehatan lingkungan.

Dari hasil pendataan yang dilakukan oleh sanitasi Puskesmas menggambarkan sampai tahun 2007 dapat digambarkan pada grafik berikut.



Persentase Keluarga Dengan Kepemilikan Sarana Sanitasi Dasar Tahun 2005 dan 2007





Dari data diatas menunjukkan bahwa tahun 2007 kepemilikan sarana sanitasi dasar di Kab.Tangerang sedikit meningkat dibandingkan tahun 2006, dapat diasumsikan bahwa kondisi ini menunjukan adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya sarana sanitasi dasar.
4. Tempat Umum dan Pengolahan Makanan (TUPM)
Makanan termasuk minuman, merupakan kebutuhan pokok dan sumber utama bagi kehidupan manusia, namun makanan yang tidak dikelola dengan baik justru akan menjadi media yang sangat efektif didalam penularan penyakit saluran pencernaan (Food Borne Deseases). Terjadinya peristiwa keracunan dan penularan penyakit akut yang sering membawa kematian banyak bersumber dari makanan yang berasal dari tempat pengolahan makanan (TPM) khususnya jasaboga, rumah makan dan makanan jajanan yang pengelolaannya tidak memenuhi syarat kesehatan atau sanitasi lingkungan.

Sehingga upaya pengawasan terhadap sanitasi makanan amat penting untuk menjaga kesehatan konsumen atau masyarakat. Hasil pengawasan terhadap kualitas penyehatan tempat umum dan pengolahan makanan tahun 2007 menunjukan hasil sebagai berikut.



Hasil Pengawasan TUPM di Kabupaten Tangerang Tahun 2007





Dari hasil pengawasan makanan dapat diketahui TUPM yang memenuhi syarat sudah diatas 60% dari masing-masing jenis TUPM.